Minggu, 06 Maret 2011

 

Suara PKS Naik Tajam Saat Jadi Oposisi


Jakarta - Ada fakta menarik dalam perjalanan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di percaturan politik nasional sejak 1999 hingga 2011. Suara PKS meningkat tajam ketika menjadi oposisi.Pada Pemilu 1999, saat itu PKS bernama Partai Keadilan (PK) mendapatkan suara sebesar 1,436,565 dengan jumlah 7 kursi di DPR.


(Sumber http://nasional.inilah.com/read/detail/1297982/fakta-suara-pks-naik-tajam-saat-jadi-oposisi)


Ketika masa Presiden Gus Dur (1999-2001), PKS memutuskan bergabung dalam pemerintahan koalisi poros tengah.PK menempatkan presidennya saat itu Nurmahmudi Ismail menjadi menteri kehutanan dan perkebunan (Menhutbun). Keikutsertaan PK dalam pemerintahan koalisi poros tengah hanya berlangsung singkat.Ketika Megawati Soekarnoputri menjadi presiden (2001-2004), PK memutuskan tidak bergabung dalam koalisi pemerintah dan memilih menjadi oposisi di parlemen dan di 'jalanan'.Berbagai kebijakan Presiden Megawati dikritik secara pedas dan tegas oleh PK baik melalui forum DPR, media massa maupun lewat cara demonstrasi.


Pilihan politik PK saat itu sangat tepat dan membuahkan hasil manis.Perolehan suaranya PK yang pada Pemilu 2004 merubah nama menjadi PKS sangat siginifikan. Ketika itu PKS mendapat 8.325.020 suara dengan 45 kursi di DPR.

Rabu, 02 Maret 2011

 

Pesona Reksa Dana



Kamis, 3 Maret 2011 10:42
Reksa dana tetap menjadi primadona investasi. Industri ini berpeluang untuk tumbuh lebih besar lagi. Potensi pasar pun masih terbuka lebar. Dari 240 juta jiwa penduduk Indonesia, industri ini baru mampu menggarap sekitar 91 ribu jiwa dengan 353,7 ribu unit reksa dana.


Sumber (http://www.investor.co.id/home/pesona-reksa-dana/6879)


Dalam 10 tahun terakhir, rata-rata kekayaan orang Indonesia meningkat lima kali lipat. Jumlah orang kaya pun terus bertambah meski jumlah orang miskin juga masih besar.Beberapa hasil riset menunjukkan, kekayaan orang Indonesia tumbuh tercepat di dunia. Pada 2010, Merrill Lynch dan Capgemini menyebutkan, jumlah miliarder di negeri ini ditaksir mencapai 24 ribu orang.


Mereka memiliki kekayaan rata-rata di atas Rp 9 miliar (US$ 1 miliar) dengan total nilai US$ 80 miliar. Bahkan, Credit Suisse memperkirakan jumlah pemilik kekayaan di atas Rp 9 miliar mencapai 60 ribu orang. Jumlah itu diyakini bakal terus bertambah seiring dengan potensi pertumbuhan ekonomi. Tahun ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,5%.Menurut data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), saat ini terdapat sekitar 2,3 juta rekening di perbankan dengan nilai simpanan di atas Rp 100 juta.


Total dana mereka sekitar Rp 1.924 triliun atau 82,6% dari total dana masyarakat di perbankan. Dengan asumsi satu orang memiliki tiga rekening, setidaknya terdapat 766 ribu orang yang masuk kategori ini. Kelompok orang kaya itu merupakan pasar yang menarik bagi industri reksa dana. Namun, pebisnis reksa dana harus bersaing dengan perbankan. Sebab, orang-orang itu adalah nasabah prioritas yang dilayani perbankan.Peluang bisnis reksa dana akan lebih luas lagi bila pelaku industri ini mampu menggarap pemilik simpanan di bawah Rp 100 juta. Dari total 97 juta rekening simpanan di perbankan, setidaknya terdapat 95,2 juta rekening yang masuk kelompok ini.


Dengan asumsi satu orang memiliki dua rekening, maka ada sekitar 48,7 juta orang yang memiliki akses perbankan. Mereka merupakan calon nasabah yang potensial bagi industri reksa dana. Untuk membidik potensi nasabah itu, para pelaku bisnis reksa dana dituntut kreatif. Mereka harus menyiapkan tenaga pemasar yang andal dan benar-benar menguasai industri ini. Pengalaman pahit di masa lalu tak boleh terulang. Bila ingin industri ini terus bertumbuh, para manajer investasi hendaknya menjaga kepercayaan investor.Kita pun yakin industri ini bakal berkembang.


Sejumlah indicator ekonomi, seperti tren suku bunga rendah, bakal mendukung bertumbuh dan berkembangnya industri reksa dana. Regulasi dan pengawasan yang kian baik ikut menunjang industri ini. Angka-angka itu kian menguatkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri reksa dana. Selama ini, 80% orang kaya di negeri ini cenderung memilih instrumen investasi tradisional seperti properti dan deposito. Alokasi dana untuk investasi di bursa saham diperkirakan hanya sekitar 19- 20%.


Di Indonesia, jumlah dana yang masuk ke produk reksa dana sekitar Rp 150 triliun, jauh di bawah dana pihak ketiga di perbankan yang mencapai Rp 2.330 triliun.Mencermati perkembangan selama ini, setidaknya ada lima tantangan yang dihadapi industri reksa dana di Indonesia. Pertama, tidak ada pertambahan investor secara signifikan. Kedua, penjualan reksa dana lebih banyak mengandalkan jaringan bank. Ketiga, perlu peningkatan kualitas agen penjual reksa dana. Keempat, tidak ada insentif bagi investor reksa dana. Bahkan, pengenaan pajak atas obligasi justru mengurangi daya tarik reksa dana berbasis obligasi. Kelima, pajak obligasi yang harus dibayarkan oleh pengelola reksa dana akan berdampak pada likuiditas obligasi korporasi.


Kita khawatir pemberlakuan pajak 5% untuk reksa dana obligasi bakal menggerus pesona instrumen investasi yang sedang tumbuh mekar ini. Terlebih lagi bila pajaknya dinaikkan menjadi 15%. Mengingat industri ini sedang bertumbuh, pemerintah selayaknya memberikan kelonggaran waktu bagi industri ini. Ke depan, kita berharap industri reksa dana bisa menjadi pilar utama pasar modal Indonesia.Besar kecilnya dana masyarakat di pasar modal bisa menjadi indicator kemajuan perekonomian suatu bangsa.


Amerika Serikat yang berpenduduk 280 juta jiwa, 60% masyarakatnya menginvestasikan dananya di pasar modal, yakni 70% di pasar modal dalam negeri dan 30% di pasar modal negara lain. Sementara itu, Tiongkok merupakan negara berkembang yang mengalami kemajuan luar biasa di bidang pasar modal. Dalam tempo kurang dari lima tahun, Negeri Tirai Bambu itu berhasil mendirikan empat bursa efek dan tujuh bursa berjangka.

Sabtu, 26 Februari 2011

 

Dinasti Eksentrik Khadafi (2)


Peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya, cocok untuk menggambarkan keturunan Pemimpin Libya Muammar Khadafi. Seperti sang ayah, mereka juga ‘unik’. (sumber inilah.com)

Khadafi memiliki delapan anak. Satu dengan istri pertamanya, Fathia Khaled. Tujuh anak lain ia miliki bersama perempuan yang menjadi perawatnya, Safia Farkash. Menurut situs kontroversial WikiLeaks, perempuan ketiga dalam kehidupan Khadafi, yang juga perawatnya, kabarnya sudah dikenal publik.

Putra pertamanya dari Fathia Khaled bernama Mohammad. Ia adalah insinyur yang pernah disebut-sebut sebagai calon penerus Khadafi. Selain menjabat sebagai kepala Dewan Olimpiade Libya, yang memiliki 40% saham di perusahaan minuman Libya, Mohammad juga mengepalai Badan Pos dan Telekomunikasi Nasional,

Sedangkan putra kedua Khadafi, atau putra pertama dari istri kedua, Safia Farkash, bernama Saif Al Islam. Saif adalah arsitek lulusan Al Fatah University, Tripoli, pada 1994. Saif dikenal atas kepemimpinannya di Gaddafi International Charity and Development Foundation (GICDF).

Menurut WikiLeaks, peran Saif sebagai juru bicara rezim sang ayah adalah sebuah dilema. Meski posisi Saif kuat di mata Barat, rakyat menganggapnya sebagai antek dunia kapitalis. Banyak yang mengkritiknya karena memiliki pandangan konservatif, serta suka bermain perempuan dan berpesta. Selain itu, Saif juga tidak akrab dengan saudara-saudaranya yang lain.

Putra ketiga, Al Saadi, yang sangat menyukai sepak bola, memiliki saham klub sepak bola Italia idolanya, Juventus. Selain memimpin tim nasional sepak bola Libya, Saadi juga memimpin sebuah batalion militer. Tingkah lakunya sedikit urakan, banyak terlibat kasus dengan polisi Italia karena narkoba, alkohol dan pesta gila-gilaan.

Mutassim, putra keempat Khadafi, adalah penasihat keamanan nasional untuk ayahnya. Jabatan ini membuatnya pernah bertemu Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton. Pada 2008, ia meminta dana sebesar US$1,2 miliar untuk mendirikan unit keamanan. Seperti sebuah unit yang dipimpin adiknya, Khamis.

Putra kelimanya, Hannibal, adalah konsultan Management Committee of the General Libyan Marine Transport Organization, perusahaan yang memonopoli transportasi bahan bakar Libya. Ia pada 2008 pernah ditangkap bersama istrinya Aline Skaf di Jenewa, karena menyiksa dua pelayan mereka. Hal inilah menyebabkan hubungan Libya-Swedia merenggang.

Menurut Aline Skaf yang berkebangsaan Libanon, mereka bertemu pada 2003 di Kopenhagen. Skaf tinggal di Paris setelah mereka menikah, kemudian pindah ke Libanon. Enam tahun lalu, Hannibal pernah memukuli Skaf hingga pingsan di sebuah hotel di Swiss, saat perempuan itu hamil.

Putri satu-satunya dan anak kesayangan Khadafi, Aisha, berpangkat letnan jendral di militer Libya. Aisha menjadi mediator untuk negaranya dengan perusahaan-perusahaan dari Uni Eropa (UE). Perempuan yang dikenal sebagai Claudia Schiffer-nya Libya ini menikah dengan sepupu sang ayah.

Aisha menjalin hubungan akrab dengan mantan penguasa Irak, Saddam Hussein. Ia juga dengan berani menuding Swiss melakukan konspirasi saat kakaknya, Hannibal, ditangkap polisi pada 2007. Padahal, Hannibal ditangkap akibat melakukan pelanggaran hukum, akibat tingkah lakunya yang ‘ajaib’.

Putra selanjutnya, Khamis adalah kapten di militer Libya dan pemimpin brigade ke-32 yang bermarkas di kota terbesar kedua Libya, Benghazi. Sementara Saif Al Arab, adalah anak Khadafi yang paling low-profile dan memilih menghabiskan waktunya di Jerman.

Selain anak-anak kandungnya, Khadafi juga memiliki dua anak angkat, Hanna dan Milad Abuztaia. Hanna tewas pada April 1986 saat Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom ke Libya.

Bekas bom yang jatuh di belakang istana Khadafi itu, tidak pernah diperbaiki hingga saat ini untuk mengenang kematian Hanna. Sedangkan Milad yang sebenarnya keponakan Khadafi, dikenal karena menyelamatkan ayah angkatnya saat pemboman yang menewaskan Hanna. (Habis)


 

Dinasti Eksentrik Khadafi (1)


Pemimpin Libya Muammar Khadafi memang luar biasa unik dan eksentrik. Baik dalam pemikiran, maupun tingkah lakunya sehari-hari. (sumber inilah.com)

Peneguhan kekuatan Khadafi sebagai pemimpin Libya, dimulai dalam sebuah kudeta pada 1969 silam. Ia memimpin sekitar 70 tentara muda dan relawan, yang ditugaskan untuk menumbangkan Raja Idris I. Hanya dalam waktu dua jam, Khadafi sukses melaksanakannya. Padahal ketika itu, ia baru berusia 27 tahun.

Pria ini lahir 58 tahun silam dalam sebuah tenda Badui, di gurun dekat Surt. Keluarganya bagian dari suku Arab barbar kecil, Qadhadfa, yang menguasai Oasis Hun. Saat kecil, ia mengenyam bangku sekolah Islam dan menyaksikan berbagai peristiwa besar di Arab.

Seperti kekalahan Palestina dari Israel pada 1948 dan peristiwa Presiden Gamal Abdul Nasser menjadi presiden Mesir pada 1952. Berbagai kejadian dan latar belakang kehidupannya yang ‘liar’, membentuk pribadi pemberontak Khadafi kecil. Nasionalisme Arab ala Nasser tertanam begitu dalam di benak Khadafi muda. Demikian pula kebencian terhadap Israel.

Ketika beranjak remaja, Khadafi mulai menggemari filosofi politik. Kode egaliter dan kehormatan pribadi ia pegang teguh, sebagaimana kebiasaan suku Arab Badui lainnya. Khadafi pun menjadi aktivis, meski masih dalam skala kecil. Ketika ia melihat bahwa karir di angkatan bersenjata mampu memberikan segalanya, sehingga ia tak segan menerima kewajiban untuk bergabung di militer.

Ia mendaftar militer pada 1961 di Kota Benghazi, berlanjut pelatihan beberapa bulan di akademi militer ternama Eropa, Royal Military Academy Sandhurst, Inggris. Akademi ini dikenal karena menjadi tujuan para anggota keluarga kerajaan Eropa. Saat di militer inilah, ia menggulingkan monarki negaranya. Janji-janji perubahan terungkap dari bibir pria yang selalu tidur di dalam tenda ini.

Seiring berjalannya waktu, ia berubah menjadi pribadi yang eksentrik. Jika dianalogikan sebagai hewan, Khadafi adalah bunglon. Ia bisa berubah-ubah dalam segala situasi. Salah satunya, memposisikan dirinya sebagai pemimpin Afrika.

Di kalangan sosialis, ia berani menyuarakan kebencian terhadap Amerika Serikat (AS). Sudah tentu, Khadafi menerima tanda hormat dari penganut sosialis di Amerika Selatan. Tangannya kotor berlumuran darah aktivis penentangnya, namun Khadafi menggambarkan dirinya sebagai seorang pemimpin sholeh.

Kehidupannya sebenarnya jauh dari standar Muslim. Khadafi gemar bepergian dengan kawalan tentara wanita bersenjata lengkap. Namun, tak dapat dipungkiri bila ia juga sangat peduli dengan Islam.

Masih segar dalam ingatan, saat ia mengundang para perempuan Italia untuk diceramahi agar masuk Islam. Padahal, para perempuan itu menyangka Khadafi akan mengadakan pesta pribadi. World Islamic Call Society yang beranggotakan ratusan organisasi Islam dari seluruh dunia, juga merupakan salah satu karyanya.

Khadafi juga pernah dianggap sebagai orang dengan kekuatan khusus, ketika ia tak mati, meski rudal Amerika pernah menjenguk halaman belakangnya. Khadafi malah mendirikan patung, sebuah tangan emas raksasa yang mengepal jet tempur berbendera AS hingga ringsek.

Jika Mesir menjadi inspirasi Khadafi untuk mengkudeta, maka Mesir pula yang menjatuhkan Khadafi. Gelombang reformasi unjuk rasa memang bermula di Tunisia. Namun setelah Mesir sukses melakukan reformasi, Libya menjadi tempat selanjutnya dengan kerusuhan yang meningkat selama beberapa hari terakhir ini. (Bersambung)


Selasa, 13 Oktober 2009

 

Sesi II Cermati Saham INCO&SMGR!



Wahid Ma'ruf (sumber: INILAH.COM)

INILAH.COM, Jakarta - Saham International Nickel Indonesia (INCO) dan Semen Gresik (SMGR) menjadi pilihan di sesi II yang diperkirakan melanjutkan penguatan di kisaran 2490 - 2509.

Hal itu dikatakan analis saham Reliance Securities, Gina Novrina Nasution Rabu (14/10). "Saham INCO pada perdagangan sesi II diperkirakan masih akan menguat dengan kisaran di level 4.100 - 4.275," katanya.

Dalam jangka pendek penguatan saham INCO masih akan berlanjut. Pada sesi I saham INCO ditutup menguat Rp 125 ke Rp 4.225 dengan volume 33.073 unit saham senilai Rp 69,27 miliar sebanyak 1.327 kali transaksi.

Sementara saham SMGR pada perdagangan sesi II diperkirakan masih akan mengalmai penguatan dan berada di kisaran 6.700 - 6.900. Dalam jangka pendek momentum berpotensi terjadi golden cross dan hal itu merupakan signal beli. Dalam jangka pendek dan menengah saham SMGR akan memasuki pola trend bullish. Pada sesi I saham SMGR ditutup naik Rp 250 ke Rp 6.800 dengan volume transaksi 10.541 unit saham senilai Rp 35,6 miliar sebanyak 539 kali transaksi. [hid]

 

IHSG Sesi I Ditutup naik 31,99 Poin


Wahid Ma'ruf (sumber INILAH.COM)

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada sesi I perdagangan Rabu (14/10) ditutup naik 31,99 poin (1,29%) ke level 2.503,98 karena sentimen positif harga minyak dunia di US$ 74 per barel sehingga mendorong investor memburu saham unggulan.

Hal itu dikatakan analis saham First Asia Capital, Bayu Aji kepada INILAH.COM Rabu (14/10). "Indeks dipengaruhi kenaikan harga komoditi sehingga saham-saham yang terpengaruh harga minyak mengalami kenaikan. Meskipun masih dominan saham-saham unggulan," katanya.

Meskipun kenaikan cukup lumayan tetapi volume dan nilai transaksi masih tergolong kecil. Transaksi masih didominasi investor lokal sehingga tidak dapat mendorong kenaikan lebih tajam lagi. Sedangkan investor asing masih lebih banyak menunggu sentimen positif yang lebih kuat. Penguatan diperkirakan akan bertahan hingga penutupan sesi II nanti.

Volume perdagangan mencapai 1,8 miliar unit saham senilai Rp1,8 triliun dengan 117 saham naik, 52 saham turun serta 75 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 7,6 poin ke 493,33 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,7 poin ke 408,17.

Untuk saham-saham yang naik antara lain Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 450 ke Rp 22.300, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 350 ke Rp24.100, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik Rp 350 ke Rp11.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp14.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp300 ke Rp14.300, PP London Sumatera (LSIP) naik Rp300 ke Rp 8.250, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 ke Rp 6.800.

Untuk saham-saham yang turun antara lain Bank Mega (MEGA) turun Rp 150 ke Rp2.000, Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) turun Rp 100 ke Rp 3.800, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) turun Rp 75 ke Rp 3.575. [hid]

 

IHSG Dibuka Naik 12,72 Poin



Wahid Ma'ruf


INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Rabu (14/10) dibuka naik 12,72 poin (0,51%) ke level 2.484,71 karena sentimen positif laporan keuangan kuartal III beberapa emiten dan harga minyak dunia yang tercatat naik menembus US$ 74 per barel.

Volume perdagangan mencapai 52,2 juta unit saham senilai Rp38,5 miliar dengan 31 saham naik, 5 saham turun serta 21 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 3,1 poin ke 488,78 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,6 poin ke 404,16.

Untuk saham-saham yang naik antara lain Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp350 ke Rp22.200, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 150 ke Rp23.900, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik Rp 150 ke Rp11.700, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp100 ke Rp14.200, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp100 ke Rp8.900, PP London Sumatera (LSIP) naik Rp100 ke Rp8.050, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 ke Rp4.900.

Untuk saham-saham yang turun antara lain Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp50 ke Rp11.000, Leo Investment (ITTG) turun Rp20 ke Rp340.

Pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu (14/10) ini diperkirakan cenderung sideway yang berada di kisaran 2.450 - 2.488 dengan saham-saham pilihan seperti TLKM, UNSP, BUMI, ANTM dan PTBA.[hid] *sumber INILAH.COM

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]