Jumat, 22 Februari 2008
Pengalaman Perusahaan Asuransi
Irvan R Harun
Division Head, Employee Benefit Division, PT Asuransi Jiwa Mega Life
Meskipun produk asuransi kesehatan PT Asuransi Jiwa Mega Life baru tahun 2006 dipasarkan tetapi bisa bersaing di pasar asuransi. Dengan mengemas term and condition yang menonjolkan masa tunggu penyakit maka peserta tambahan ikut dijamin asuransi kesehatan. Selain itu, Mega Life juga memungkinkan penanganan lebih fleksibel untuk provider yang belum ada kerja sama sehingga peserta tetap mendapat penanganan medis.
“Ini sangat krusial bagi saya karena pada dasarnya suatu perusahaan kalau telah membayar premi begitu besar maka dia ingin merasakan manfaatnya segera, mereka tidak mau menunggu satu tahun,” jelas Irvan R Harun, Division Head, Employee Benefit Division, PT Asuransi Jiwa Mega Life.
Saat ini Mega Life mengelola asuransi kesehatan untuk 100 perusahaan dengan jumlah peserta 60 ribu orang. Sejak tahun lalu, sekitar 80 persen peserta berlanjut menggunakan produk Mega Life. Mereka dilayani oleh sekitar 413 provider merupakan jaringan yang dikembangkan Mega Life sendiri. Tahun lalu income premi produk asuransi kesehatan sudah mencapai Rp 50 miliar dan target tahun ini menjadi Rp 150 miliar. Selain untuk peusahaan besar, Mega Life mengembangkan produk untuk UKM dengan jumlah kepesertaan sekitar 10 orang dengan kemasan Mega Health Care Packet. Segmen ini belum digarap oleh perusahaan asuransi yang lain. wahid ma’ruf
Saiful Ali
Marketing Manager Corporate Business, PT Asuransi CAR
Dalam melakukan penjualan produk asuransi kesehatan, PT Asuransi CAR lebih teliti memilih calon nasabahnya. Untuk itu CAR harus melakukan pemeriksaan track record calon nasabah. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam menentukan tarif premi karena CAR mencari calon nasabah korporat dalam jumlah peserta yang besar. rata-rata saat ini jumlah peserta yang mengambil asuransi kesehatan di CAR minimal 100 orang.
Peserta pun dimanjakan dengan keberadaan Divisi L@anCAR yang sepenuhnya untuk melayani nasabah di seluruh propinsi di Indonesia. Dengan demikian klaim tidak diproses secara sentralistik tetapi bisa dilayani oleh cabang L@nCAR di berbagai daerah. Inilah yang memungkinkan pelayanan memuaskan sehingga tidak aneh bila ada yang sudah menjadi peserta sekitar tujuh tahun.
Income premi asuransi kesehatan saat ini mencapai Rp 350 miliar atau 50 persen dari income premi perusahaan. Untuk mendukung pelayanan kepada peserta, CAR menjalin kerja sama dengan 120 provider termasuk di luar negeri. Dengan portofolio yang cukup besar membuat CAR optimis tahun 2008 ini mampu menambah income premi sekitar 60 persen dari tahun lalu. “Karena untuk februari target proporsional sudah terpenuhi. Jadi target tiga bulanan sudah kita capai di bulan Februari,” kata Saiful Ali, Marketing Manager Corporate Business, PT Asuransi CAR. wahid ma’ruf
Nurichwan
Pimpinan Subdivisi Technical Insurance PT BNI Life
Dengan sebaran cabang di seluruh Indonesia kecuali di Papua maka sangat mendukung penjualan asuransi kesehatan di PT BNI Life. Dengan menjaga kualitas pelayanan saja, sudah memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan pemain lain yang tidak banyak memiliki cabang di daerah. BNI Life menetapkan proses pelayanan klaim paling lambat 10 hari kerja untuk menjaga kepercayaan nasabah. Pelayanan tersebut didukung oleh 450 provider untuk keperluan rawat inap termasuk rumah sakit dan klinik yang tersebar di seluruh nusantara. “Untuk asuransi kesehatan kan lebih banyak di pelayanan, itu yang selalu kita beresin. Katakanlah 10 hari kerja maka itu harus konsisten,” kata Nurichwan, Pimpinan Subdivisi Technical Insurance PT BNI Life.
Saat ini income premi asuransi kesehatan BNI Life mencapai Rp 140 miliar walaupun saat ini sekitar 70 persen bisnis masih diperoleh dari Bank BNI sebagai induk. Namun selebihnya BNI Life sudah berhasil menjaring berbagai nasabah korporat dari sektor jasa, perdagangan dan industri. Dengan kondisi ekonomi yang semakin baik maka semakin memungkinkan korporat memberikan fasilitas kesejahteraan untuk para karyawannya. Untuk tahun ini BNI Life optimis mampu menambah income premi mencapai 30 persen dari tahun lalu. wahid ma’ruf
Christine Setyabudi
Deputy Country PT Asuransi CIGNA
Dalam mengemas asuransi kesehatan PT Asuransi CIGNA tidak hanya sekedar rawat inap maupun rawat jalan, namun sudah lebih dikembangkan lagi. Saat ini nasabah akan mendapat layanan mulai dari evakuasi medis dalam keadaan darurat atau memberikan fasilitas layanan opini medis kedua melalui kerja sama dengan jaringan rumah sakit dan dokter internasional. Selain itu CIGNA juga melakukan penetrasi untuk meningkatkan brand awareness melalui kantor pemasaran di luar Jakarta dan bekerja sama dengan mitra usaha di daerah.
Saat ini, CIGNA telah melakukan kerja sama dengan 20 patner bisnis yang sangat mendorong pendapatan premi. Salah satunya untuk mendukung penjualan asuransi kesehatan. CIGNA membidik nasabah perorangan mulai dari segmen menengah ke atas yang berkarakter sangat sadar tentang masalah kesehatan atau health conscious. CIGNA lebih memilih menjual produk asuransi kesehatan kepada target market yang sudah menyadari manfaat asuransi kesehatan sehingga lebih mudah. Hal ini untuk mendukung persaingan di produk asuransi kesehatan yang semakin ketat. Namun demikian, CIGNA menargetkan pendapatan premi dari asuransi kesehatan sekitar 24 juta dolar AS. wahid ma’ruf
Division Head, Employee Benefit Division, PT Asuransi Jiwa Mega Life
Meskipun produk asuransi kesehatan PT Asuransi Jiwa Mega Life baru tahun 2006 dipasarkan tetapi bisa bersaing di pasar asuransi. Dengan mengemas term and condition yang menonjolkan masa tunggu penyakit maka peserta tambahan ikut dijamin asuransi kesehatan. Selain itu, Mega Life juga memungkinkan penanganan lebih fleksibel untuk provider yang belum ada kerja sama sehingga peserta tetap mendapat penanganan medis.
“Ini sangat krusial bagi saya karena pada dasarnya suatu perusahaan kalau telah membayar premi begitu besar maka dia ingin merasakan manfaatnya segera, mereka tidak mau menunggu satu tahun,” jelas Irvan R Harun, Division Head, Employee Benefit Division, PT Asuransi Jiwa Mega Life.
Saat ini Mega Life mengelola asuransi kesehatan untuk 100 perusahaan dengan jumlah peserta 60 ribu orang. Sejak tahun lalu, sekitar 80 persen peserta berlanjut menggunakan produk Mega Life. Mereka dilayani oleh sekitar 413 provider merupakan jaringan yang dikembangkan Mega Life sendiri. Tahun lalu income premi produk asuransi kesehatan sudah mencapai Rp 50 miliar dan target tahun ini menjadi Rp 150 miliar. Selain untuk peusahaan besar, Mega Life mengembangkan produk untuk UKM dengan jumlah kepesertaan sekitar 10 orang dengan kemasan Mega Health Care Packet. Segmen ini belum digarap oleh perusahaan asuransi yang lain. wahid ma’ruf
Saiful Ali
Marketing Manager Corporate Business, PT Asuransi CAR
Dalam melakukan penjualan produk asuransi kesehatan, PT Asuransi CAR lebih teliti memilih calon nasabahnya. Untuk itu CAR harus melakukan pemeriksaan track record calon nasabah. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam menentukan tarif premi karena CAR mencari calon nasabah korporat dalam jumlah peserta yang besar. rata-rata saat ini jumlah peserta yang mengambil asuransi kesehatan di CAR minimal 100 orang.
Peserta pun dimanjakan dengan keberadaan Divisi L@anCAR yang sepenuhnya untuk melayani nasabah di seluruh propinsi di Indonesia. Dengan demikian klaim tidak diproses secara sentralistik tetapi bisa dilayani oleh cabang L@nCAR di berbagai daerah. Inilah yang memungkinkan pelayanan memuaskan sehingga tidak aneh bila ada yang sudah menjadi peserta sekitar tujuh tahun.
Income premi asuransi kesehatan saat ini mencapai Rp 350 miliar atau 50 persen dari income premi perusahaan. Untuk mendukung pelayanan kepada peserta, CAR menjalin kerja sama dengan 120 provider termasuk di luar negeri. Dengan portofolio yang cukup besar membuat CAR optimis tahun 2008 ini mampu menambah income premi sekitar 60 persen dari tahun lalu. “Karena untuk februari target proporsional sudah terpenuhi. Jadi target tiga bulanan sudah kita capai di bulan Februari,” kata Saiful Ali, Marketing Manager Corporate Business, PT Asuransi CAR. wahid ma’ruf
Nurichwan
Pimpinan Subdivisi Technical Insurance PT BNI Life
Dengan sebaran cabang di seluruh Indonesia kecuali di Papua maka sangat mendukung penjualan asuransi kesehatan di PT BNI Life. Dengan menjaga kualitas pelayanan saja, sudah memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan pemain lain yang tidak banyak memiliki cabang di daerah. BNI Life menetapkan proses pelayanan klaim paling lambat 10 hari kerja untuk menjaga kepercayaan nasabah. Pelayanan tersebut didukung oleh 450 provider untuk keperluan rawat inap termasuk rumah sakit dan klinik yang tersebar di seluruh nusantara. “Untuk asuransi kesehatan kan lebih banyak di pelayanan, itu yang selalu kita beresin. Katakanlah 10 hari kerja maka itu harus konsisten,” kata Nurichwan, Pimpinan Subdivisi Technical Insurance PT BNI Life.
Saat ini income premi asuransi kesehatan BNI Life mencapai Rp 140 miliar walaupun saat ini sekitar 70 persen bisnis masih diperoleh dari Bank BNI sebagai induk. Namun selebihnya BNI Life sudah berhasil menjaring berbagai nasabah korporat dari sektor jasa, perdagangan dan industri. Dengan kondisi ekonomi yang semakin baik maka semakin memungkinkan korporat memberikan fasilitas kesejahteraan untuk para karyawannya. Untuk tahun ini BNI Life optimis mampu menambah income premi mencapai 30 persen dari tahun lalu. wahid ma’ruf
Christine Setyabudi
Deputy Country PT Asuransi CIGNA
Dalam mengemas asuransi kesehatan PT Asuransi CIGNA tidak hanya sekedar rawat inap maupun rawat jalan, namun sudah lebih dikembangkan lagi. Saat ini nasabah akan mendapat layanan mulai dari evakuasi medis dalam keadaan darurat atau memberikan fasilitas layanan opini medis kedua melalui kerja sama dengan jaringan rumah sakit dan dokter internasional. Selain itu CIGNA juga melakukan penetrasi untuk meningkatkan brand awareness melalui kantor pemasaran di luar Jakarta dan bekerja sama dengan mitra usaha di daerah.
Saat ini, CIGNA telah melakukan kerja sama dengan 20 patner bisnis yang sangat mendorong pendapatan premi. Salah satunya untuk mendukung penjualan asuransi kesehatan. CIGNA membidik nasabah perorangan mulai dari segmen menengah ke atas yang berkarakter sangat sadar tentang masalah kesehatan atau health conscious. CIGNA lebih memilih menjual produk asuransi kesehatan kepada target market yang sudah menyadari manfaat asuransi kesehatan sehingga lebih mudah. Hal ini untuk mendukung persaingan di produk asuransi kesehatan yang semakin ketat. Namun demikian, CIGNA menargetkan pendapatan premi dari asuransi kesehatan sekitar 24 juta dolar AS. wahid ma’ruf
Sinto Rustini, Berkah Senang Berasuransi
Keinginan untuk hidup secara nyaman dan aman merupakan tujuan semua orang. Namun tidak banyak yang menjadikan asuransi sebagai solusinya. Padahal perlindungan yang diberikan asuransi dari beberapa risiko sangat membantu mewujudkan hal tersebut.
Sebut saja Ibu Sinto Rustini yang mengoleksi beberapa produk asuransi baik untuk memberikan Proteksi bagi kendaraannya, rumahnya, hari tuanya maupun pendidikan anak-anaknya. Memiliki beberapa produk asuransi merupakan alternatif untuk menjaga hal yang dicintainya dari beberapa risiko. Walaupun sampai saat ini yang baru dirasakan manfaatnya adalah asuransi kendaraan, setelah mobilnya tergores dan terjadi kecelakaan.
“Ketika mobil saya tergores karena terburu-buru dari kerjaan dapat diklaim dengan proses yang cepat,” kata psikiater ini.
Mobil yang dimilikinya adalah jenis Kijang tahun 2001 yang dilengkapi produk asuransi sampai sekarang. Saat ini, Ibu Sinto sudah melakukan klaim dua kali kepada perusahaan asuransi. Klaim pertama dilakukan ketika pulang kerja mau masuk garasi dan menyentuh pagar. Dalam keadaan buru-buru sehingga kurang pas yang menyebabkan cat dan bemper depan rusak. Kerusakan tersebut dilaporkan ke pihak asuransi sehingga mendapat tanggapan untuk ditangani di bengkel. “Saat itu diperbaiki di bengkel sekitar seminggu, prosesnya cepat juga, jadi pihak asuransi langsung menanggapi klaim saya sekitar satu juta rupiah,” jelas ibu dari Alam, Bangsawan dan Bunga ini.
Proses klaim dilakukan dengan melaporkan kepada perusahaan asuransi melalui agen asuransinya. Setelah berkasnya dianggap lengkap dan pihak asuransi akan mengirimkan proses pengecekan dan foto sebagai bukti. Perbaikan dilakukan di bengkel yang menjadi rekanan pihak asuransi.
Namun baru seminggu keluar bengkel, mobilnya tertabrak mobil lain di jalan. Akibatnya bagian samping kiri mengalami kerusakan meskipun tidak terlalu parah. Setelah diperiksa ternyata footstepnya patah sehingga perlu diperbaiki di bengkel. Sama seperti sebelumnya, proses perbaikan pun memakan waktu satu minggu. Ibu Sinto mengasuransikan mobil tersebut dengan premi sekitar Rp 1,9 juta dan ketika klaim sebanyak dua kali masing-masing nilainya sekitar Rp 1 juta. “Jadi manfaat asuransi kan begini, kalau kita mengalami kerugian ada yang menanggung, walaupun kita tidak ingin terjadi kecelakaan. Namun kondisi jalanan yang semakin padat kan risiko bisa saja terjadi,” kata pengelola lembaga pendidikan untuk anak dengan permasalahan khusus bernama Kitty Centre ini.
Namun bukan hanya kendaraan saja yang dilengkapi dengan perlindungan asuransi. Beberapa produk asuransi pun dimiliki sehingga perasaannya menjadi nyaman. Ibu Sinto pun memiliki produk asuransi rumah, asuransi hari tua maupun asuransi pendidikan. Baginya memiliki asuransi tidak melakukan klaim tidak masalah karena yang penting adalah pengalihan risiko kepada pihak lain. “Kalau ada asuransi perasaan saya menjadi tenang, nyaman dan mantep sehingga saya senang asuransi. Apa yang perlu saya asuransikan maka saya beli dari berbagai perusahaan, kalau misalnya di satu perusahaan tidak ada,” jelas istri dari Suharso yang tinggal di Perumahan Lereng Indah, Pondok Cabe ini.wahid ma’ruf
Sebut saja Ibu Sinto Rustini yang mengoleksi beberapa produk asuransi baik untuk memberikan Proteksi bagi kendaraannya, rumahnya, hari tuanya maupun pendidikan anak-anaknya. Memiliki beberapa produk asuransi merupakan alternatif untuk menjaga hal yang dicintainya dari beberapa risiko. Walaupun sampai saat ini yang baru dirasakan manfaatnya adalah asuransi kendaraan, setelah mobilnya tergores dan terjadi kecelakaan.
“Ketika mobil saya tergores karena terburu-buru dari kerjaan dapat diklaim dengan proses yang cepat,” kata psikiater ini.
Mobil yang dimilikinya adalah jenis Kijang tahun 2001 yang dilengkapi produk asuransi sampai sekarang. Saat ini, Ibu Sinto sudah melakukan klaim dua kali kepada perusahaan asuransi. Klaim pertama dilakukan ketika pulang kerja mau masuk garasi dan menyentuh pagar. Dalam keadaan buru-buru sehingga kurang pas yang menyebabkan cat dan bemper depan rusak. Kerusakan tersebut dilaporkan ke pihak asuransi sehingga mendapat tanggapan untuk ditangani di bengkel. “Saat itu diperbaiki di bengkel sekitar seminggu, prosesnya cepat juga, jadi pihak asuransi langsung menanggapi klaim saya sekitar satu juta rupiah,” jelas ibu dari Alam, Bangsawan dan Bunga ini.
Proses klaim dilakukan dengan melaporkan kepada perusahaan asuransi melalui agen asuransinya. Setelah berkasnya dianggap lengkap dan pihak asuransi akan mengirimkan proses pengecekan dan foto sebagai bukti. Perbaikan dilakukan di bengkel yang menjadi rekanan pihak asuransi.
Namun baru seminggu keluar bengkel, mobilnya tertabrak mobil lain di jalan. Akibatnya bagian samping kiri mengalami kerusakan meskipun tidak terlalu parah. Setelah diperiksa ternyata footstepnya patah sehingga perlu diperbaiki di bengkel. Sama seperti sebelumnya, proses perbaikan pun memakan waktu satu minggu. Ibu Sinto mengasuransikan mobil tersebut dengan premi sekitar Rp 1,9 juta dan ketika klaim sebanyak dua kali masing-masing nilainya sekitar Rp 1 juta. “Jadi manfaat asuransi kan begini, kalau kita mengalami kerugian ada yang menanggung, walaupun kita tidak ingin terjadi kecelakaan. Namun kondisi jalanan yang semakin padat kan risiko bisa saja terjadi,” kata pengelola lembaga pendidikan untuk anak dengan permasalahan khusus bernama Kitty Centre ini.
Namun bukan hanya kendaraan saja yang dilengkapi dengan perlindungan asuransi. Beberapa produk asuransi pun dimiliki sehingga perasaannya menjadi nyaman. Ibu Sinto pun memiliki produk asuransi rumah, asuransi hari tua maupun asuransi pendidikan. Baginya memiliki asuransi tidak melakukan klaim tidak masalah karena yang penting adalah pengalihan risiko kepada pihak lain. “Kalau ada asuransi perasaan saya menjadi tenang, nyaman dan mantep sehingga saya senang asuransi. Apa yang perlu saya asuransikan maka saya beli dari berbagai perusahaan, kalau misalnya di satu perusahaan tidak ada,” jelas istri dari Suharso yang tinggal di Perumahan Lereng Indah, Pondok Cabe ini.wahid ma’ruf
Habibie : Asuransi Kesehatan, Sangat Membantu Sekali
Kesehatan merupakan salah satu risiko yang harus diharapi manusia dalam hidupnya. Sebab penyakit yang menghampiri kita terkadang datangnya tidak diduga-duga. Industri asuransi pun sudah memberikan solusi dengan mengeluarkan produk asuransi kesehatan. Dengan demikian, masyarakat dapat membeli produk asuransi kesehatan dan mengalihkan risiko pembiayaan untuk pengobatan kepada perusahaan asuransi. Apalagi saat ini biaya pengobatan sudah sangat mahal.
Sudah banyak pengalaman masyarakat atau nasabah asuransi yang memanfaatkan produk asuransi kesehatan. Mereka membeli produk tersebut ketika masih sehat dan merasakan betapa ringannya ketika datang suatu penyakit dapat melakukan pengobatan. Biaya pengobatan ditanggung perusahaan asuransi walaupun tergantung dari perjanjian awal, namun sangat meringankan nasabah. Jadi, kesulitan nasabah ketika terkena penyakit dapat teratasi, meskipun kondisi terkena penyakit tidak diinginkan oleh mereka. Tetapi sebagai risiko dalam kehidupan hal itu harus tetap diantisipasi.
Sebut saja mantan presiden RI ketiga, Bachruddin Jusuf Habibie, juga sudah sadar asuransi sejak masih dalam usia kerja atau masa mudanya. Pria kelahiran Pare-pare, Sulawesi pada 25 Juni 1936 ini sudah membeli produk asuransi sejak masih muda. Masa mudanya yang dihabiskan di Jerman, dengan budaya setempat yang sudah sangat sadar asuransi memungkinkan hal tersebut. Produk asuransi tidak hanya untuk Habibie dan Hasri Ainun yang dinikahi pada 12 mei 1961 tetapi juga untuk kedua anaknya, Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Pembayaran premi pun masih tetap dilakukan sampai sekarang. Bahkan untuk kelima cucunya sudah ada produk asuransi yang melindunginya.
Pengalaman yang tidak terlupakan oleh lulusan Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule Aachen yang merupakan putera pasangan Alwi Abdul Djalil Habibie dan RA Tuti Marini ini, ketika sang isteri melakukan pengobatan di Jerman. Ibu Ainun terkena radang paru-paru sehingga menggaggu system kekebalan tubuhnya. Sel darah putihnya seperti tidak berfungsi. Penyakit ini mirip leukemia. Tetapi mungkin lebih spesifik lagi. Untuk itu Ainun tidak diperkenankan berada pada lingkungan yang berudara kotor atau berdebu dan lembab. Kondisi ini yang menyebabkan Habibie pasca turun dari kursi kepresidenan lebih banyak menghabiskan waktunya di Jerman. “Pengobatan dan perawatan Ibu Ainun ditanggung asuransi. Mereka memberikan perawatan terbaik, dokter terbaik, alat-alat lengkap dan canggih,” katanya yang dikutip dari Bumiputera News edisi 12-XXVIII.
Menurut mantan Menristek/Kepala BPPT selama 20 tahun ini, dirinya akan sering bolak-balik ke Jerman. Selain memiliki rumah di Jerman juga untuk memanfaatkan fasilitas asuransi di sana. “Di Jerman pelayanan medis serba lengkap, kualitas hidup terjaga dan udaranya tidak berpolusi,” jelas peraih geloar doctor konstruksi pesawat terbang dan pernah bekerja di perusahaan pesawat terbang MBB Gmbh Jerman ini.
Mungkin karena sudah ditanggung oleh pihak asuransi maka BJ. Habibie tidak memanfaatkan dana negara ketika melakukan pengobatan untuk isterinya. Walaupun hal ini dapat dilakukan dirinya sebagai mantan presiden. Namun karena sudah dipersiapkan sejak awal dengan produk asuransi maka hal tersebut lebih mudah penanganannya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh desainer kondang, Itang Yunaz. Meskipun baru enam bulan membeli produk asuransi kesehatan, dirinya sudah dapat memanfaatkan layanan medis. Hal ini karena Itang Yunaz membeli produk asuransi Allianz dengan program perlindungan personal accident, kesehatan dan jiwa. “Setelah enam bulan membeli produk asuransi, saya dideteksi terkena penyakit jantung coroner,” katanya kepada Media Asuransi.
Dengan produk tersebut, Itang menjalani operasi di Rumah Sakit Cinere. Saat itu, dilakukan pembedahan di dadanya dan mendapat treatment medis untuk pembuluh darah sampai ke pangkal paha. Untukitu, keputusannnya membeli produk asuransi pada April 2006 lalu menjadi keputusan yang tepat. Niatnya saat itu untuk memberi perlindungan terhadap raganya yang tetap disibukan oleh pekerjaan. “Profesi saya kan terkadang banyak menyita waktu sehingga badan ini harus dijaga, makanya saya bersyukur sekali memiliki produk asuransi,” ujar bapak dua anak ini.
Dengan manfaat yang begitu besar, sudah dirasakan oleh Itang Yunaz. Untuk itu ketika awal-awal harus membayar premi per bulan sebesar Rp 15 juta tidak menjadi masalah. Apalagi pihak asuransi menjelaskan bahwa karena dirinya mengidap penyakit yang disebutkan di dalam polis maka sampai umur 65 tahun, pembayaran premi dibebaskan sama sekali. “Saya juga bersyukur agen yang menawarkan dalam menjelaskan sangat detail sekali sehingga mantap saya membeli produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan saya,” papar pria usia 48 tahun ini. wahid ma’ruf
Sudah banyak pengalaman masyarakat atau nasabah asuransi yang memanfaatkan produk asuransi kesehatan. Mereka membeli produk tersebut ketika masih sehat dan merasakan betapa ringannya ketika datang suatu penyakit dapat melakukan pengobatan. Biaya pengobatan ditanggung perusahaan asuransi walaupun tergantung dari perjanjian awal, namun sangat meringankan nasabah. Jadi, kesulitan nasabah ketika terkena penyakit dapat teratasi, meskipun kondisi terkena penyakit tidak diinginkan oleh mereka. Tetapi sebagai risiko dalam kehidupan hal itu harus tetap diantisipasi.
Sebut saja mantan presiden RI ketiga, Bachruddin Jusuf Habibie, juga sudah sadar asuransi sejak masih dalam usia kerja atau masa mudanya. Pria kelahiran Pare-pare, Sulawesi pada 25 Juni 1936 ini sudah membeli produk asuransi sejak masih muda. Masa mudanya yang dihabiskan di Jerman, dengan budaya setempat yang sudah sangat sadar asuransi memungkinkan hal tersebut. Produk asuransi tidak hanya untuk Habibie dan Hasri Ainun yang dinikahi pada 12 mei 1961 tetapi juga untuk kedua anaknya, Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Pembayaran premi pun masih tetap dilakukan sampai sekarang. Bahkan untuk kelima cucunya sudah ada produk asuransi yang melindunginya.
Pengalaman yang tidak terlupakan oleh lulusan Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule Aachen yang merupakan putera pasangan Alwi Abdul Djalil Habibie dan RA Tuti Marini ini, ketika sang isteri melakukan pengobatan di Jerman. Ibu Ainun terkena radang paru-paru sehingga menggaggu system kekebalan tubuhnya. Sel darah putihnya seperti tidak berfungsi. Penyakit ini mirip leukemia. Tetapi mungkin lebih spesifik lagi. Untuk itu Ainun tidak diperkenankan berada pada lingkungan yang berudara kotor atau berdebu dan lembab. Kondisi ini yang menyebabkan Habibie pasca turun dari kursi kepresidenan lebih banyak menghabiskan waktunya di Jerman. “Pengobatan dan perawatan Ibu Ainun ditanggung asuransi. Mereka memberikan perawatan terbaik, dokter terbaik, alat-alat lengkap dan canggih,” katanya yang dikutip dari Bumiputera News edisi 12-XXVIII.
Menurut mantan Menristek/Kepala BPPT selama 20 tahun ini, dirinya akan sering bolak-balik ke Jerman. Selain memiliki rumah di Jerman juga untuk memanfaatkan fasilitas asuransi di sana. “Di Jerman pelayanan medis serba lengkap, kualitas hidup terjaga dan udaranya tidak berpolusi,” jelas peraih geloar doctor konstruksi pesawat terbang dan pernah bekerja di perusahaan pesawat terbang MBB Gmbh Jerman ini.
Mungkin karena sudah ditanggung oleh pihak asuransi maka BJ. Habibie tidak memanfaatkan dana negara ketika melakukan pengobatan untuk isterinya. Walaupun hal ini dapat dilakukan dirinya sebagai mantan presiden. Namun karena sudah dipersiapkan sejak awal dengan produk asuransi maka hal tersebut lebih mudah penanganannya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh desainer kondang, Itang Yunaz. Meskipun baru enam bulan membeli produk asuransi kesehatan, dirinya sudah dapat memanfaatkan layanan medis. Hal ini karena Itang Yunaz membeli produk asuransi Allianz dengan program perlindungan personal accident, kesehatan dan jiwa. “Setelah enam bulan membeli produk asuransi, saya dideteksi terkena penyakit jantung coroner,” katanya kepada Media Asuransi.
Dengan produk tersebut, Itang menjalani operasi di Rumah Sakit Cinere. Saat itu, dilakukan pembedahan di dadanya dan mendapat treatment medis untuk pembuluh darah sampai ke pangkal paha. Untukitu, keputusannnya membeli produk asuransi pada April 2006 lalu menjadi keputusan yang tepat. Niatnya saat itu untuk memberi perlindungan terhadap raganya yang tetap disibukan oleh pekerjaan. “Profesi saya kan terkadang banyak menyita waktu sehingga badan ini harus dijaga, makanya saya bersyukur sekali memiliki produk asuransi,” ujar bapak dua anak ini.
Dengan manfaat yang begitu besar, sudah dirasakan oleh Itang Yunaz. Untuk itu ketika awal-awal harus membayar premi per bulan sebesar Rp 15 juta tidak menjadi masalah. Apalagi pihak asuransi menjelaskan bahwa karena dirinya mengidap penyakit yang disebutkan di dalam polis maka sampai umur 65 tahun, pembayaran premi dibebaskan sama sekali. “Saya juga bersyukur agen yang menawarkan dalam menjelaskan sangat detail sekali sehingga mantap saya membeli produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan saya,” papar pria usia 48 tahun ini. wahid ma’ruf
Usaha Game Online,Selalu Diburu ABG
Penggemar game online saat ini sedang mewabah. Hal ini yang mendorong banyak orang untuk menginvestasikan dananya membuka usaha game online. Apalagi sasarannya adalah anak usia sekolah dan mahasiswa. Namun tarif yang dikenakan harus disesuaikan dengan masing-masing kawasan.
Menurut Bambang yang mengelola usaha game online mulai tahun 2007 lalu, kawasan yang sangat strategis adalah dekat sekolahan dan perumahan. Kalau ada ruko dengan kawasan tersebut biasanya sangat strategis untuk membuka usaha game online. Sebab biasanya akan banyak anak usia sekolah dan mahasiswa. Mereka adalah target pasar bagi usaha game online. “Saya membuka usaha game online di sebuah ruko yang di dekat sekolah dan perumahan di dekat perumahan Harapan Indah Bekasi. Apalagi kalau malam banyak yang jualan berbagai macam makanan sehingga tempatnya banyak dikunjungi orang,” katanya yang sudah empat tahun membuka usaha warung internet ini kepada Media Asuransi.
Usaha game online biasanya digabung dengan warnet. Namun menurut Bambang Hermawan, antara pemakai jasa warnet dan game online memiliki karakter yang berbeda. Untuk pengunjung warnet biasanya membutuhkan suasana yang nyaman dan tidak terlalu banyak suara. Sebab mereka terkadang sedang mencari informasi baik itu berita maupun literature bahkan korespondensi dengan rekan mereka melalui email.
Sedangkan untuk penggemar game online karakternya sedang dengan suara yang keras. Biasanya semakin suaranya keras mengiringi permainan yang sedang dilakukan maka akan semakin mantap. Bahkan mereka lebih bebas kalau berteriak-teriak sesuai permainan. Selain itu biasanya mereka juga datang ramai-ramai bareng temannya. Kalau mereka datang sendiri biasanya kurang puas. “Di tempat kami antara warnet dan game online dibuat terpisah, karena ruko yang kami pakai ada dua lantai sehingga terpisah sama sekali. Ini untuk menjamin kenyaman dan kepuasan pengunjung,” kata mantan bankir swasta ini yang membuka usaha dengan nama Core Net.
Dalam memilih lokasi, ada beberapa hal yang diperhatikan terkait para pengunjung game online adalah usia sekolah dan mahasiswa. Untuk lokasi-lokasi yang sering dikunjungi oleh mereka merupakan tempat yang sangat strategis. Biasanya lokasi yang dekat dengan sekolahan, pertokoan ataupun dekat dengan perumahan yang sudah padat penghuninya. Untuk pusat perbelanjaan seperti mal sebenarnya kurang strategis karena biasanya mereka memainkan game online memakan waktu tiga sampai empat jam. Tarif parkir yang mahal apabila berkunjung ke mall akan menjadi pertimbangan. Kecuali kalau pengunjungnya banyak yang dari kelas menengah ke atas.
Penentuan lokasi untuk membuka usaha, akan mempengaruhi tarif yang dikenakan kepada pengunjung. Tarif yang mahal biasanya tarif yang dikenakan antara 5- 6 ribu rupiah per jam. Namun tarif terendah biasanya empat ribu rupiah per jam dan harga ini cukup terjangkau oleh semua kelas. “Namun dengan banyaknya usaha game online maka tingkat persaingan menjadi lebih ketat. Untuk itu faktor kenyamanan karena pelayanan sangat penting untuk menumbuhkan pelanggan yang setia,” jelasnya.
Ditambahkan Bambang untuk membuka game online sangat ideal bila mencapai 15 unit. Karena game online membutuhkan perangkat komputer yang lebih tinggi tingkat kecanggihannya maka sedikit lebih mahal dibandingkan komputer untuk warnet. Game online membutuhkan komputer yang memiliki kecepatan tinggi sehingga harga komputer per unitnya sekitar lima jutaan rupiah. Dengan perhitungan tersebut maka kalau promosinya sudah berjalan dan memiliki pengunjung yang setia maka omsetnya rata-rata 15 juta rupiah.
“Awalnya saya menyebarkan brosur untuk mengenalkan bahwa telah dibuka game online, bila sudah banyak yang tahu maka tidak perlu lagi menyebarkan brosur. Selanjutnya tinggal menjaga supaya tempatnya tidak pindah sehingga orang sudah tahu kalau mau main game online ya ke Core Net di ruko Harapan Indah, begitu,” paparnya sambil menerangkan dirinya membuka game online dengan 20 unit komputer demikian juga untuk warnet sebanyak 20 unit komputer.
Sementara, Cokky Siregar dan Tunggal Hartawan memilih untuk membuka usaha game online secara patungan. Sebelumnya dua teman semasa SMA ini telah membuka usaha yang sama selama setahun, namun karena tempatnya terlalu banyak bila direnovasi maka memilih tempat baru. Setahun berjalan dengan memiliki 20 unit, rata-rata setiap hari satu unitnya mencapai target sekitar 20 ribu rupiah. “Kita sekarang di tempat baru masih menggunakan sembilan unit, kemarin di tempat lama rata-rata 15 unit komputer yang selalu terpakai,” kata lulusan SMA 70 Jakarta ini.
Meskipun pindah tempat, nama usahanya tidak diganti. Mereka masih menggunakan nama Nasa Game Online yang berlokasi di samping pintu keluar perumahan Taman Aries Meruya Ilir. Perjalanan waktu dalam mengelola usaha game online ini membuat mereka mengerti hal yang utama dalam menjalankan usaha tersebut. Mereka berdua menyadari pentingnya kontrol manajemen sehingga pengeluaran dan pemasukan dapat dipertanggungjawabkan. “Dulu saya masih memiliki kerjaan sendiri di bidang retail, tetapi sekarang saya turun langsung menjalankan bisnis ini,” katanya.
Dengan memilih lokasi dekat dengan perumahan dan perkantoran serta sekolah menjadi bekal keyakinan Cokky dan Tunggal untuk mengembangkan Nasa Game Online. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, keduanya menggunakan layanan internet dengan kecepatan 1.500 kbps. Dalam sebulannya dana untuk layanan internet mencapai 650 ribu rupiah. Dengan demikian pengunjung dengan mudah mengakses situs yang menawarkan game online seperti http://y8.com. “Kalau dari lingkungan di sini sih, kita anggap cukup strategis dan menjanjikan bagi usaha game online,” katanya yang menginvestasikan di tempat barunya sekitar 50 juta rupiah.
Dalam pengamatan Cokky, setiap pengunjung biasanya kuat selama tiga sampai empat jam melampiaskan kegemarannya mengunjungi situs-situs game online. Tarif reguler biasanya dikenakan sekitar empat ribu rupiah per jam. Namun karena masih menarik pengunjung ke tempat barunya ditawarkan tariff promosi menjadi 2.500 rupiah, yang dilakukan selama sebulan. “Di ruas jalan Meruya Ilir ada tiga usaha game online lain dengan radius sekitar dua kilo meter, namun pengunjugnya tetap ramai juga,” paparnya. wahid ma'ruf
Menurut Bambang yang mengelola usaha game online mulai tahun 2007 lalu, kawasan yang sangat strategis adalah dekat sekolahan dan perumahan. Kalau ada ruko dengan kawasan tersebut biasanya sangat strategis untuk membuka usaha game online. Sebab biasanya akan banyak anak usia sekolah dan mahasiswa. Mereka adalah target pasar bagi usaha game online. “Saya membuka usaha game online di sebuah ruko yang di dekat sekolah dan perumahan di dekat perumahan Harapan Indah Bekasi. Apalagi kalau malam banyak yang jualan berbagai macam makanan sehingga tempatnya banyak dikunjungi orang,” katanya yang sudah empat tahun membuka usaha warung internet ini kepada Media Asuransi.
Usaha game online biasanya digabung dengan warnet. Namun menurut Bambang Hermawan, antara pemakai jasa warnet dan game online memiliki karakter yang berbeda. Untuk pengunjung warnet biasanya membutuhkan suasana yang nyaman dan tidak terlalu banyak suara. Sebab mereka terkadang sedang mencari informasi baik itu berita maupun literature bahkan korespondensi dengan rekan mereka melalui email.
Sedangkan untuk penggemar game online karakternya sedang dengan suara yang keras. Biasanya semakin suaranya keras mengiringi permainan yang sedang dilakukan maka akan semakin mantap. Bahkan mereka lebih bebas kalau berteriak-teriak sesuai permainan. Selain itu biasanya mereka juga datang ramai-ramai bareng temannya. Kalau mereka datang sendiri biasanya kurang puas. “Di tempat kami antara warnet dan game online dibuat terpisah, karena ruko yang kami pakai ada dua lantai sehingga terpisah sama sekali. Ini untuk menjamin kenyaman dan kepuasan pengunjung,” kata mantan bankir swasta ini yang membuka usaha dengan nama Core Net.
Dalam memilih lokasi, ada beberapa hal yang diperhatikan terkait para pengunjung game online adalah usia sekolah dan mahasiswa. Untuk lokasi-lokasi yang sering dikunjungi oleh mereka merupakan tempat yang sangat strategis. Biasanya lokasi yang dekat dengan sekolahan, pertokoan ataupun dekat dengan perumahan yang sudah padat penghuninya. Untuk pusat perbelanjaan seperti mal sebenarnya kurang strategis karena biasanya mereka memainkan game online memakan waktu tiga sampai empat jam. Tarif parkir yang mahal apabila berkunjung ke mall akan menjadi pertimbangan. Kecuali kalau pengunjungnya banyak yang dari kelas menengah ke atas.
Penentuan lokasi untuk membuka usaha, akan mempengaruhi tarif yang dikenakan kepada pengunjung. Tarif yang mahal biasanya tarif yang dikenakan antara 5- 6 ribu rupiah per jam. Namun tarif terendah biasanya empat ribu rupiah per jam dan harga ini cukup terjangkau oleh semua kelas. “Namun dengan banyaknya usaha game online maka tingkat persaingan menjadi lebih ketat. Untuk itu faktor kenyamanan karena pelayanan sangat penting untuk menumbuhkan pelanggan yang setia,” jelasnya.
Ditambahkan Bambang untuk membuka game online sangat ideal bila mencapai 15 unit. Karena game online membutuhkan perangkat komputer yang lebih tinggi tingkat kecanggihannya maka sedikit lebih mahal dibandingkan komputer untuk warnet. Game online membutuhkan komputer yang memiliki kecepatan tinggi sehingga harga komputer per unitnya sekitar lima jutaan rupiah. Dengan perhitungan tersebut maka kalau promosinya sudah berjalan dan memiliki pengunjung yang setia maka omsetnya rata-rata 15 juta rupiah.
“Awalnya saya menyebarkan brosur untuk mengenalkan bahwa telah dibuka game online, bila sudah banyak yang tahu maka tidak perlu lagi menyebarkan brosur. Selanjutnya tinggal menjaga supaya tempatnya tidak pindah sehingga orang sudah tahu kalau mau main game online ya ke Core Net di ruko Harapan Indah, begitu,” paparnya sambil menerangkan dirinya membuka game online dengan 20 unit komputer demikian juga untuk warnet sebanyak 20 unit komputer.
Sementara, Cokky Siregar dan Tunggal Hartawan memilih untuk membuka usaha game online secara patungan. Sebelumnya dua teman semasa SMA ini telah membuka usaha yang sama selama setahun, namun karena tempatnya terlalu banyak bila direnovasi maka memilih tempat baru. Setahun berjalan dengan memiliki 20 unit, rata-rata setiap hari satu unitnya mencapai target sekitar 20 ribu rupiah. “Kita sekarang di tempat baru masih menggunakan sembilan unit, kemarin di tempat lama rata-rata 15 unit komputer yang selalu terpakai,” kata lulusan SMA 70 Jakarta ini.
Meskipun pindah tempat, nama usahanya tidak diganti. Mereka masih menggunakan nama Nasa Game Online yang berlokasi di samping pintu keluar perumahan Taman Aries Meruya Ilir. Perjalanan waktu dalam mengelola usaha game online ini membuat mereka mengerti hal yang utama dalam menjalankan usaha tersebut. Mereka berdua menyadari pentingnya kontrol manajemen sehingga pengeluaran dan pemasukan dapat dipertanggungjawabkan. “Dulu saya masih memiliki kerjaan sendiri di bidang retail, tetapi sekarang saya turun langsung menjalankan bisnis ini,” katanya.
Dengan memilih lokasi dekat dengan perumahan dan perkantoran serta sekolah menjadi bekal keyakinan Cokky dan Tunggal untuk mengembangkan Nasa Game Online. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, keduanya menggunakan layanan internet dengan kecepatan 1.500 kbps. Dalam sebulannya dana untuk layanan internet mencapai 650 ribu rupiah. Dengan demikian pengunjung dengan mudah mengakses situs yang menawarkan game online seperti http://y8.com. “Kalau dari lingkungan di sini sih, kita anggap cukup strategis dan menjanjikan bagi usaha game online,” katanya yang menginvestasikan di tempat barunya sekitar 50 juta rupiah.
Dalam pengamatan Cokky, setiap pengunjung biasanya kuat selama tiga sampai empat jam melampiaskan kegemarannya mengunjungi situs-situs game online. Tarif reguler biasanya dikenakan sekitar empat ribu rupiah per jam. Namun karena masih menarik pengunjung ke tempat barunya ditawarkan tariff promosi menjadi 2.500 rupiah, yang dilakukan selama sebulan. “Di ruas jalan Meruya Ilir ada tiga usaha game online lain dengan radius sekitar dua kilo meter, namun pengunjugnya tetap ramai juga,” paparnya. wahid ma'ruf
Berlangganan Postingan [Atom]