Jumat, 22 Februari 2008
Usaha Game Online,Selalu Diburu ABG
Penggemar game online saat ini sedang mewabah. Hal ini yang mendorong banyak orang untuk menginvestasikan dananya membuka usaha game online. Apalagi sasarannya adalah anak usia sekolah dan mahasiswa. Namun tarif yang dikenakan harus disesuaikan dengan masing-masing kawasan.
Menurut Bambang yang mengelola usaha game online mulai tahun 2007 lalu, kawasan yang sangat strategis adalah dekat sekolahan dan perumahan. Kalau ada ruko dengan kawasan tersebut biasanya sangat strategis untuk membuka usaha game online. Sebab biasanya akan banyak anak usia sekolah dan mahasiswa. Mereka adalah target pasar bagi usaha game online. “Saya membuka usaha game online di sebuah ruko yang di dekat sekolah dan perumahan di dekat perumahan Harapan Indah Bekasi. Apalagi kalau malam banyak yang jualan berbagai macam makanan sehingga tempatnya banyak dikunjungi orang,” katanya yang sudah empat tahun membuka usaha warung internet ini kepada Media Asuransi.
Usaha game online biasanya digabung dengan warnet. Namun menurut Bambang Hermawan, antara pemakai jasa warnet dan game online memiliki karakter yang berbeda. Untuk pengunjung warnet biasanya membutuhkan suasana yang nyaman dan tidak terlalu banyak suara. Sebab mereka terkadang sedang mencari informasi baik itu berita maupun literature bahkan korespondensi dengan rekan mereka melalui email.
Sedangkan untuk penggemar game online karakternya sedang dengan suara yang keras. Biasanya semakin suaranya keras mengiringi permainan yang sedang dilakukan maka akan semakin mantap. Bahkan mereka lebih bebas kalau berteriak-teriak sesuai permainan. Selain itu biasanya mereka juga datang ramai-ramai bareng temannya. Kalau mereka datang sendiri biasanya kurang puas. “Di tempat kami antara warnet dan game online dibuat terpisah, karena ruko yang kami pakai ada dua lantai sehingga terpisah sama sekali. Ini untuk menjamin kenyaman dan kepuasan pengunjung,” kata mantan bankir swasta ini yang membuka usaha dengan nama Core Net.
Dalam memilih lokasi, ada beberapa hal yang diperhatikan terkait para pengunjung game online adalah usia sekolah dan mahasiswa. Untuk lokasi-lokasi yang sering dikunjungi oleh mereka merupakan tempat yang sangat strategis. Biasanya lokasi yang dekat dengan sekolahan, pertokoan ataupun dekat dengan perumahan yang sudah padat penghuninya. Untuk pusat perbelanjaan seperti mal sebenarnya kurang strategis karena biasanya mereka memainkan game online memakan waktu tiga sampai empat jam. Tarif parkir yang mahal apabila berkunjung ke mall akan menjadi pertimbangan. Kecuali kalau pengunjungnya banyak yang dari kelas menengah ke atas.
Penentuan lokasi untuk membuka usaha, akan mempengaruhi tarif yang dikenakan kepada pengunjung. Tarif yang mahal biasanya tarif yang dikenakan antara 5- 6 ribu rupiah per jam. Namun tarif terendah biasanya empat ribu rupiah per jam dan harga ini cukup terjangkau oleh semua kelas. “Namun dengan banyaknya usaha game online maka tingkat persaingan menjadi lebih ketat. Untuk itu faktor kenyamanan karena pelayanan sangat penting untuk menumbuhkan pelanggan yang setia,” jelasnya.
Ditambahkan Bambang untuk membuka game online sangat ideal bila mencapai 15 unit. Karena game online membutuhkan perangkat komputer yang lebih tinggi tingkat kecanggihannya maka sedikit lebih mahal dibandingkan komputer untuk warnet. Game online membutuhkan komputer yang memiliki kecepatan tinggi sehingga harga komputer per unitnya sekitar lima jutaan rupiah. Dengan perhitungan tersebut maka kalau promosinya sudah berjalan dan memiliki pengunjung yang setia maka omsetnya rata-rata 15 juta rupiah.
“Awalnya saya menyebarkan brosur untuk mengenalkan bahwa telah dibuka game online, bila sudah banyak yang tahu maka tidak perlu lagi menyebarkan brosur. Selanjutnya tinggal menjaga supaya tempatnya tidak pindah sehingga orang sudah tahu kalau mau main game online ya ke Core Net di ruko Harapan Indah, begitu,” paparnya sambil menerangkan dirinya membuka game online dengan 20 unit komputer demikian juga untuk warnet sebanyak 20 unit komputer.
Sementara, Cokky Siregar dan Tunggal Hartawan memilih untuk membuka usaha game online secara patungan. Sebelumnya dua teman semasa SMA ini telah membuka usaha yang sama selama setahun, namun karena tempatnya terlalu banyak bila direnovasi maka memilih tempat baru. Setahun berjalan dengan memiliki 20 unit, rata-rata setiap hari satu unitnya mencapai target sekitar 20 ribu rupiah. “Kita sekarang di tempat baru masih menggunakan sembilan unit, kemarin di tempat lama rata-rata 15 unit komputer yang selalu terpakai,” kata lulusan SMA 70 Jakarta ini.
Meskipun pindah tempat, nama usahanya tidak diganti. Mereka masih menggunakan nama Nasa Game Online yang berlokasi di samping pintu keluar perumahan Taman Aries Meruya Ilir. Perjalanan waktu dalam mengelola usaha game online ini membuat mereka mengerti hal yang utama dalam menjalankan usaha tersebut. Mereka berdua menyadari pentingnya kontrol manajemen sehingga pengeluaran dan pemasukan dapat dipertanggungjawabkan. “Dulu saya masih memiliki kerjaan sendiri di bidang retail, tetapi sekarang saya turun langsung menjalankan bisnis ini,” katanya.
Dengan memilih lokasi dekat dengan perumahan dan perkantoran serta sekolah menjadi bekal keyakinan Cokky dan Tunggal untuk mengembangkan Nasa Game Online. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, keduanya menggunakan layanan internet dengan kecepatan 1.500 kbps. Dalam sebulannya dana untuk layanan internet mencapai 650 ribu rupiah. Dengan demikian pengunjung dengan mudah mengakses situs yang menawarkan game online seperti http://y8.com. “Kalau dari lingkungan di sini sih, kita anggap cukup strategis dan menjanjikan bagi usaha game online,” katanya yang menginvestasikan di tempat barunya sekitar 50 juta rupiah.
Dalam pengamatan Cokky, setiap pengunjung biasanya kuat selama tiga sampai empat jam melampiaskan kegemarannya mengunjungi situs-situs game online. Tarif reguler biasanya dikenakan sekitar empat ribu rupiah per jam. Namun karena masih menarik pengunjung ke tempat barunya ditawarkan tariff promosi menjadi 2.500 rupiah, yang dilakukan selama sebulan. “Di ruas jalan Meruya Ilir ada tiga usaha game online lain dengan radius sekitar dua kilo meter, namun pengunjugnya tetap ramai juga,” paparnya. wahid ma'ruf
Menurut Bambang yang mengelola usaha game online mulai tahun 2007 lalu, kawasan yang sangat strategis adalah dekat sekolahan dan perumahan. Kalau ada ruko dengan kawasan tersebut biasanya sangat strategis untuk membuka usaha game online. Sebab biasanya akan banyak anak usia sekolah dan mahasiswa. Mereka adalah target pasar bagi usaha game online. “Saya membuka usaha game online di sebuah ruko yang di dekat sekolah dan perumahan di dekat perumahan Harapan Indah Bekasi. Apalagi kalau malam banyak yang jualan berbagai macam makanan sehingga tempatnya banyak dikunjungi orang,” katanya yang sudah empat tahun membuka usaha warung internet ini kepada Media Asuransi.
Usaha game online biasanya digabung dengan warnet. Namun menurut Bambang Hermawan, antara pemakai jasa warnet dan game online memiliki karakter yang berbeda. Untuk pengunjung warnet biasanya membutuhkan suasana yang nyaman dan tidak terlalu banyak suara. Sebab mereka terkadang sedang mencari informasi baik itu berita maupun literature bahkan korespondensi dengan rekan mereka melalui email.
Sedangkan untuk penggemar game online karakternya sedang dengan suara yang keras. Biasanya semakin suaranya keras mengiringi permainan yang sedang dilakukan maka akan semakin mantap. Bahkan mereka lebih bebas kalau berteriak-teriak sesuai permainan. Selain itu biasanya mereka juga datang ramai-ramai bareng temannya. Kalau mereka datang sendiri biasanya kurang puas. “Di tempat kami antara warnet dan game online dibuat terpisah, karena ruko yang kami pakai ada dua lantai sehingga terpisah sama sekali. Ini untuk menjamin kenyaman dan kepuasan pengunjung,” kata mantan bankir swasta ini yang membuka usaha dengan nama Core Net.
Dalam memilih lokasi, ada beberapa hal yang diperhatikan terkait para pengunjung game online adalah usia sekolah dan mahasiswa. Untuk lokasi-lokasi yang sering dikunjungi oleh mereka merupakan tempat yang sangat strategis. Biasanya lokasi yang dekat dengan sekolahan, pertokoan ataupun dekat dengan perumahan yang sudah padat penghuninya. Untuk pusat perbelanjaan seperti mal sebenarnya kurang strategis karena biasanya mereka memainkan game online memakan waktu tiga sampai empat jam. Tarif parkir yang mahal apabila berkunjung ke mall akan menjadi pertimbangan. Kecuali kalau pengunjungnya banyak yang dari kelas menengah ke atas.
Penentuan lokasi untuk membuka usaha, akan mempengaruhi tarif yang dikenakan kepada pengunjung. Tarif yang mahal biasanya tarif yang dikenakan antara 5- 6 ribu rupiah per jam. Namun tarif terendah biasanya empat ribu rupiah per jam dan harga ini cukup terjangkau oleh semua kelas. “Namun dengan banyaknya usaha game online maka tingkat persaingan menjadi lebih ketat. Untuk itu faktor kenyamanan karena pelayanan sangat penting untuk menumbuhkan pelanggan yang setia,” jelasnya.
Ditambahkan Bambang untuk membuka game online sangat ideal bila mencapai 15 unit. Karena game online membutuhkan perangkat komputer yang lebih tinggi tingkat kecanggihannya maka sedikit lebih mahal dibandingkan komputer untuk warnet. Game online membutuhkan komputer yang memiliki kecepatan tinggi sehingga harga komputer per unitnya sekitar lima jutaan rupiah. Dengan perhitungan tersebut maka kalau promosinya sudah berjalan dan memiliki pengunjung yang setia maka omsetnya rata-rata 15 juta rupiah.
“Awalnya saya menyebarkan brosur untuk mengenalkan bahwa telah dibuka game online, bila sudah banyak yang tahu maka tidak perlu lagi menyebarkan brosur. Selanjutnya tinggal menjaga supaya tempatnya tidak pindah sehingga orang sudah tahu kalau mau main game online ya ke Core Net di ruko Harapan Indah, begitu,” paparnya sambil menerangkan dirinya membuka game online dengan 20 unit komputer demikian juga untuk warnet sebanyak 20 unit komputer.
Sementara, Cokky Siregar dan Tunggal Hartawan memilih untuk membuka usaha game online secara patungan. Sebelumnya dua teman semasa SMA ini telah membuka usaha yang sama selama setahun, namun karena tempatnya terlalu banyak bila direnovasi maka memilih tempat baru. Setahun berjalan dengan memiliki 20 unit, rata-rata setiap hari satu unitnya mencapai target sekitar 20 ribu rupiah. “Kita sekarang di tempat baru masih menggunakan sembilan unit, kemarin di tempat lama rata-rata 15 unit komputer yang selalu terpakai,” kata lulusan SMA 70 Jakarta ini.
Meskipun pindah tempat, nama usahanya tidak diganti. Mereka masih menggunakan nama Nasa Game Online yang berlokasi di samping pintu keluar perumahan Taman Aries Meruya Ilir. Perjalanan waktu dalam mengelola usaha game online ini membuat mereka mengerti hal yang utama dalam menjalankan usaha tersebut. Mereka berdua menyadari pentingnya kontrol manajemen sehingga pengeluaran dan pemasukan dapat dipertanggungjawabkan. “Dulu saya masih memiliki kerjaan sendiri di bidang retail, tetapi sekarang saya turun langsung menjalankan bisnis ini,” katanya.
Dengan memilih lokasi dekat dengan perumahan dan perkantoran serta sekolah menjadi bekal keyakinan Cokky dan Tunggal untuk mengembangkan Nasa Game Online. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, keduanya menggunakan layanan internet dengan kecepatan 1.500 kbps. Dalam sebulannya dana untuk layanan internet mencapai 650 ribu rupiah. Dengan demikian pengunjung dengan mudah mengakses situs yang menawarkan game online seperti http://y8.com. “Kalau dari lingkungan di sini sih, kita anggap cukup strategis dan menjanjikan bagi usaha game online,” katanya yang menginvestasikan di tempat barunya sekitar 50 juta rupiah.
Dalam pengamatan Cokky, setiap pengunjung biasanya kuat selama tiga sampai empat jam melampiaskan kegemarannya mengunjungi situs-situs game online. Tarif reguler biasanya dikenakan sekitar empat ribu rupiah per jam. Namun karena masih menarik pengunjung ke tempat barunya ditawarkan tariff promosi menjadi 2.500 rupiah, yang dilakukan selama sebulan. “Di ruas jalan Meruya Ilir ada tiga usaha game online lain dengan radius sekitar dua kilo meter, namun pengunjugnya tetap ramai juga,” paparnya. wahid ma'ruf
Berlangganan Postingan [Atom]