Selasa, 13 Oktober 2009
IHSG Sesi I Ditutup naik 31,99 Poin
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada sesi I perdagangan Rabu (14/10) ditutup naik 31,99 poin (1,29%) ke level 2.503,98 karena sentimen positif harga minyak dunia di US$ 74 per barel sehingga mendorong investor memburu saham unggulan.
Hal itu dikatakan analis saham First Asia Capital, Bayu Aji kepada INILAH.COM Rabu (14/10). "Indeks dipengaruhi kenaikan harga komoditi sehingga saham-saham yang terpengaruh harga minyak mengalami kenaikan. Meskipun masih dominan saham-saham unggulan," katanya.
Meskipun kenaikan cukup lumayan tetapi volume dan nilai transaksi masih tergolong kecil. Transaksi masih didominasi investor lokal sehingga tidak dapat mendorong kenaikan lebih tajam lagi. Sedangkan investor asing masih lebih banyak menunggu sentimen positif yang lebih kuat. Penguatan diperkirakan akan bertahan hingga penutupan sesi II nanti.
Volume perdagangan mencapai 1,8 miliar unit saham senilai Rp1,8 triliun dengan 117 saham naik, 52 saham turun serta 75 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 7,6 poin ke 493,33 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,7 poin ke 408,17.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 450 ke Rp 22.300, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 350 ke Rp24.100, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik Rp 350 ke Rp11.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp14.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp300 ke Rp14.300, PP London Sumatera (LSIP) naik Rp300 ke Rp 8.250, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 ke Rp 6.800.
Untuk saham-saham yang turun antara lain Bank Mega (MEGA) turun Rp 150 ke Rp2.000, Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) turun Rp 100 ke Rp 3.800, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) turun Rp 75 ke Rp 3.575. [hid]
Berlangganan Postingan [Atom]