Rabu, 17 September 2008

 

Menekankan Keseimbangan

Tri Djoko Santoso
Vice President Panin Life


Dalam memasarkan produk bancasurance, pihaknya menyesuaikan dengan kebutuhan bank. Ada produk yang lebih banyak dirumuskan oleh pihak Panin Life, ada juga yang sesuai permintaan bank. Masing-masing tergantung pada segmen nasabah yang menjadi sasaran. Secara garis besar produknya dibedakan dalam regular premium dan single premium. Kalau yang regular premium ditandai dengan proteksi yang besar, sedangkan untuk single premium investasinya lebih besar. Untuk yang single premium rawan terkena dampak inflasi sehingga perlu produk pendamping.

“Kita pasarkan sejak tahun 200 dan saat ini sudah dengan Bank Panin, BSM, Bukpin , Citibank serta Bank Commonwealth. Untuk jensi produknya ada yang kita menjadi fiturnya saja dan ada yang bank menjadi distributornya jadi tergantung kebutuhan mereka ,” katanya sambil menambahkan tahun ini target dari bancassurance sekitar 65 persen dari target Rp 1,7 triliun atau sekitar Rp1,1-12 triliun.

Sebagai salah satu distribution channel, bancassurance sangat besar potensinya. Namun sebagai penganul multi channel maka Panin Life melakukan balancing antara bancassurance dan agency. Walaupun ada produk yang lebih sukses dijual lewat bancassurance maupun agency. “Kita menciptakan produk itu lebih mengarah ke arah keseimbangan, kalau dua-dua kan lebih aman. Risiko kita juga lebih imbang,” paparnya. wahid ma’ruf

Komentar: Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]