Rabu, 17 September 2008
Evelyn Simanjuntak, Mengemas Produk Tantangan Bagi Saya
Kepiawaiannya bergaul dan kelincahannya dalam berkomunikasi dengan banyak orang, membuat wanita berbintang Pisces ini memutuskan berkarir di industri asuransi. Evelyn Simanjuntak menerima ajakan temannya untuk mencoba bekerja di Asuransi Niaga CIGNA, sekarang Asuransi CIGNA pada 1996.
“Katanya pekerjaan saya akan banyak berhubungan dengan orang bank, karena di tempatkan di credit account executive,” katanya mengenang awal berkenalan dengan industri asuransi. Sejak saat itu, tugas yang digeluti Evelyn selalu berhubungan dengan bank. Sekarang, dia menjabat sebagai A&H Business Manager di PT ACE INA Insurance sejak 2007. Tugasnya sehari-hari adalah mengemas produk asuransi yang ditawarkan kepada nasabah lewat bank atau dikenal dengan nama bancassurance.
Menurut isteri Fernando Siagian ini, perbankan saat ini sudah aware dengan asuransi. Sekarang justru perbankan yang berlomba-lomba memasarkan produk asuransi. “Kalau dulu, bank belum tentu mau kalau ditawari kerja sama dengan asuransi. Mereka masih fokus dengan produknya sendiri,” kata ibu dari Swissitya, Romario, dan Genevan ini.
Meskipun awalnya bukan berkarier di dunia asuransi, perempuan kelahiran 11 Maret 1971 ini mengaku sudah cocok bekerja di perusahaan keuangan. Karena asuransi sudah mulai dibutuhkan, maka tugas mengemas produk yang cocok dengan masyarakat cukup menantang. Sebab belum tentu produk asuransi yang laris di luar negeri, akan laris juga di Indonesia. “Challenge saya di situ. Kalau sukses, itu kepuasan saya,” ujarnya.
Kepiawaiannya mengemas produk, diperolehnya ketika lima tahun berkarier di PT Prudential Life Assurance, dari tahun 2002 sampai dengan 2007. Meskipun berganti haluan dari asuransi jiwa ke asuransi umum, tantangannya tetap, yakni berusaha memuaskan nasabah. Evelyn pun tidak keberatan untuk mengesampingkan cita-citanya menjadi desainer interior. Padahal, selepas kuliah dari Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen Pemasaran Universitas Pancasila, dia sempat memperdalam ilmu design interior. Wahid Ma’ruf
“Katanya pekerjaan saya akan banyak berhubungan dengan orang bank, karena di tempatkan di credit account executive,” katanya mengenang awal berkenalan dengan industri asuransi. Sejak saat itu, tugas yang digeluti Evelyn selalu berhubungan dengan bank. Sekarang, dia menjabat sebagai A&H Business Manager di PT ACE INA Insurance sejak 2007. Tugasnya sehari-hari adalah mengemas produk asuransi yang ditawarkan kepada nasabah lewat bank atau dikenal dengan nama bancassurance.
Menurut isteri Fernando Siagian ini, perbankan saat ini sudah aware dengan asuransi. Sekarang justru perbankan yang berlomba-lomba memasarkan produk asuransi. “Kalau dulu, bank belum tentu mau kalau ditawari kerja sama dengan asuransi. Mereka masih fokus dengan produknya sendiri,” kata ibu dari Swissitya, Romario, dan Genevan ini.
Meskipun awalnya bukan berkarier di dunia asuransi, perempuan kelahiran 11 Maret 1971 ini mengaku sudah cocok bekerja di perusahaan keuangan. Karena asuransi sudah mulai dibutuhkan, maka tugas mengemas produk yang cocok dengan masyarakat cukup menantang. Sebab belum tentu produk asuransi yang laris di luar negeri, akan laris juga di Indonesia. “Challenge saya di situ. Kalau sukses, itu kepuasan saya,” ujarnya.
Kepiawaiannya mengemas produk, diperolehnya ketika lima tahun berkarier di PT Prudential Life Assurance, dari tahun 2002 sampai dengan 2007. Meskipun berganti haluan dari asuransi jiwa ke asuransi umum, tantangannya tetap, yakni berusaha memuaskan nasabah. Evelyn pun tidak keberatan untuk mengesampingkan cita-citanya menjadi desainer interior. Padahal, selepas kuliah dari Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen Pemasaran Universitas Pancasila, dia sempat memperdalam ilmu design interior. Wahid Ma’ruf
Berlangganan Postingan [Atom]