Senin, 14 Januari 2008

 

Jaga Konsistensi Semangat Untuk Kejar Target

Artikel ini merupakan petikan diskusi mengenai asuransi, kerjasama Ida Kuraeny & Associate dengan Radio Smart FM 95,9 FM yang didukung Majalah Media Asuransi dikemas dalam acara Smart Insurance. Diskusi pada 30 Oktober 2007 lalu mengambil tema Burning Desire and Expectation dengan nara sumber Trainer, Yasir Utama, Sertifised Hypnotherapy dan Sutoto Abe. Dialog dipandu Ida Kuraeny dan Fransisca


Ida : Tema ini menarik karena kita baru saja melewati liburan yang cukup panjang., Agen biasanya memiliki alasan untuk tidak bekerja karena salah satunya mereka kurang konsisten dalam memiliki desire-nya, pressure-nya, sehingga lingkungan dijadikan alasannya, bahkan diri sendiri dijadikan alasannya, selalu menyalahkan leadernya. Tidak ada alasan tidak non target setiap bulannya. Pak Yasir sebenarnya apa pengertian dari Burning Desire and Expectation (BDE)

Yasir : Secara sederhana Burning ini adalah gairah. Kebanyakan agen-agen yang tidak memiliki gairah itu biasanya di akhir tahun 2007 mereka masuk ke zona nyaman. Tetapi pada saat agen-agen itu memiliki gairah atau BDE yang artinya juga seperti roh berarti mereka menemukan apa yang mereka cintai dalam hidup ini, saya selalu mengistilahkan apa yang kita cintai ini dengan, some people, some place, some idea. Ketika mereka telah menemukan itu, akan menjadi driving force mereka untuk bergerak. .

Ida : Kalau dari sisi desire itu apa juga dikenal ?

Yasir : Sebenarnya desire itu semacam harapan atau gairah kembali. Sebenarnya dalam kehidupan kita itu dipengaruhi oleh otak kanan, atau orang menyebutkan sadar dan bawah sadar. Sering kali kalau kita membuat target itu di otak kiri saja, tetapi tidak dimasukan ke bawah sadar. Artinya bawah sadar tidak menerima sehingga perilakunya target sebagai target saja. Ini tidak benar, tetapi harus selaras. Jadi bawah sadar itu harus diaktifkan. Gairah itu berarti kerja itu tidak usah disuruh lagi.

Ida : Kalau kita mencintai sesuatu, itu seperti some people, itu tidak ada yang dapat menghentikan langkah kita.

Yasir : Betul, contoh simpelnya begini pada saat kita belum married, ketika dua hati terpancar, pacar saya tinggal di Timur dan saya tinggal di Barat, tanpa mengenal panas dan tanpa kenal hujan itu berangkat, berangkat saja. Itu karena ada gairah. Bagi teman-teman insurance kalau ada kebanggaan terhadap profesinya, saya yakin akan timbul sesuatu yang luar biasa.

Ida : Jadi tidak ada alasan lagi bahwa pekerjaan saya adalah pekerjaan yang paling sulit di dunia.

Yasir : Betul, jadi sulit atau tidak itu tergantung dari pikiran kita .

Ida : Seperti halnya orang Romawi bilang, cinta itu bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.. Bagaimana kita menciptakan desire tersebut?

Yasir : Memang hati lebih power-full dari pada pikiran. Bahkan kalau kita bicara mengenai signal magnetic, ketika kita memikirkan sesuatu maka itu ada signal magnetic. Tetapi ketika itu sudah masuk ke hati, itu magnetic-nya lima ribu kali kali lipat dari pikiran. Jadi yang menggerakan pikiran justru malah hati.

Ida : Bagaimana cara mensinergikan antara pikiran dan hati ini?

Yasir : Memang pikiran sadar itu sebagai awal hati, semua itu harus kita pikirkan dahulu. Jadi harus dipikirkan dahulu, misalnya kalau kita di insurance membuat target maka kita memakai taksiran pikiran kita dulu. Kita kalkulasi memakai otak kita kemudian target itu kita masukan ke dalam hati kita. Target itu menjadi imajinasi kita dan dengan feelling kita yang kuat. .

Ida : Jadi target juga harus kita fisualisasikan, harus bisa dipikirkan juga. Pak Toto kan sudah bicarakan bahwa orang hanya membicarakan target saja tetapi tidak pernah dipikirkan bagaimana caranya. Apa yang salah kalau mereka berani menargetkan angka tetapi kenyataannya tidak pernah tercapai?

Toto : Ada yang namanya the power of the positive thinking, ada juga the power of the positive feeling, kekuatannya di feeling sekarang. Kalau kita bicara target tetapi hanya di dalam pikiran, tetapi hati kita mengatakan tidak mungkin ya susah. Kalau ragu-ragu tidak jadi . Sebenarnya B juga tetapi beda, kalau tadi burning tetapi ini bullshit . Jadi yang satu positif tetapi yang satunya negatif.

Ida : Jadi hati kita sejalan dengan pola kita berpikir. Keyakinan kita dalam menyakini suatu hal juga mempengaruhi ya?

Toto : Ya, berawal dari suatu keyakinan. Keyakinan itu akan membangkitkan suatu action. Nah action itu akan memunculkan seluruh potensi yang ada dalam diri kita. Ini akan menghasilkan resources yang akan menghasilkan keyakinan baru juga. Jadi keyakinan, action, potensi, keyakinan, begitu terus.

Ida : Lalu apa tahap berikutnya, apakah kita tetap harus memiliki misi, visi, punya goal. Itu tetap dibutuhkan?

Yasir : Sangat,sangat penting. Ada suatu teori bahwa ketika kita memiliki suatu misi, punya goal, dan punya visi, maka ada bagian di otak kita yang memiliki sistem akan berfungsi. Ini seperti pikiran bawah sadar, kalau kita punya goal maka pikiran kita lebih fokus atau mengarahkan untuk mencapai goal tersebut.

Toto : Betul, karena kita sudah memiliki tombol kendali, misalnya kalau kita mau jalan dari HI mau ke Blok M, meskipun kita belok-belok kemana-mana tetapi akhirnya ke Blok M juga.

Ida : Sekarang bagaimana setiap orang bisa mengenali tombol kendalinya?

Toto : Tombol kendali itu biasanya tercipta karena adanya pengulangan. Apakah Anda memiliki pikiran negatif atau positif, memiliki pendapat negatif atau pendapat positif itu sah-sah saja. Kalau Anda memiliki yang negatif maka nantinya tombol kendali diarahkan ke hal yang negatif, jadi.kendali diri itu ke hal yang negatif. Tetapi kalau Anda memiliki dream atau visi yang positif maka tombol kendali diarahkan ke hal yang positif. Jadi Anda memiliki hal yang positif atau negatif itu sah-sah saja.

Ida : Apa yang mempengaruhi mereka untuk memiliki pikiran positif terus?

Yasir : Salah satunya ikut training-training motivasi, ketika kita memiliki program-program motivasi maka kita akan masuk dalam suatu magnet dimana orang-orang di situ akan memiliki suatu semangat. Itu yang dinamakan oleh beberapa kalangan dengan euforia pasca kelompok. Ketika di situ orang termotivasi adalah hal yang wajar karena ada energi. Kita alam semesta ini realitas akhirnya adalah energi. Energi akan berfluktuasi sedemikian rupa, manusia pun seperti itu. Jadi konsistensi untuk memiliki desire sangat sulit memang.

Salah satunya adalah, temukan apa yang benar-benar anda cintai, some people, some idea, some place. Nah temukan itu kemudian visualisasikan.

Ida : Tetapi kita mungkin juga harus memfilter siapa teman kita ya Pak Toto?

Toto : Of course, pasti. Jadi kalau kita bergaulnya dengan orang-orang yang negatif, kemana pun kita pergi, ketemunya pun juga dengan orang-orang negatif.

Ida : Tetapi ada beberapa orang yang mengatakan, kalau saya tidak terpengaruh. Berapa lama dia akan tetap bertahan di lingkungan yang negatif tersebut?

Toto : Pembentukan tradisi-tradisi kita atau pandangan-pandangan kita melalui panca indra, melalui mata, telingga, melalui rasa, kulit atau pengecap. Setiap saat panca indra kita menangkap informasi-informasi tersebut. Semakin sering itu membentuk citra diri. Kalau berkata saya tidak, tetapi di lingkungan itu ada orang yang memiliki power, apakah itu mertuanya atau atasannya., tadinya orang itu bertahan tetapi karena yang memberikan pengaruh ini adalah orang yang memiliki power maka terpengaruh juga.

Kedua, seberapa sering lingkungan itu mempengaruhi dia, semakin sering atau semakin intens sehingga dia akhirnya terpengaruh. Terakhir seberapa besar emosi orang yang memiliki power tersebut di lingkungannya. Jadi kalau lingkungannya penuh emosional maka orang itu akan segera terpengaruh.

Ida : Berarti orang itu terpengaruh, orang yang jelek tidak selamanya jelek dan orang yang baik tidak selamanya baik. Jadi kalau sekarang agen pemula mengatakan bahwa ini pekerjaan tersulit di dunia, maka tidak akan berhasil. Sebenarnya salah besar, kalau mereka memiliki orang-orang yang memiliki power dan pikiran-pikirannya diarahkan maka akan berubah.

Toto : Karena itu kalau tidak ada orang-orang seperti Pak Yasir, energy giver maka dunia terasa hampa.

Yasir : Kalau kita lihat realitas sehari-hari, kita akan masuk di mana pun organisasi itu, dimanapun perusahaan itu, menemukan dua tipe orang. Dan yang perlu diingat adalah kalau satu lidi gampang patah, tetapi kalau lidi itu bersatu maka sulit patah. Artinya line support system itu sangat penting. Namun lidi yang bersatu ini tanpa didorong oleh leader tanpa adanya line support system maka collapse. Wahid Ma’ruf

Komentar: Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]