Minggu, 16 Maret 2008

 

Siti Hindun Manhiyat



Baru 3 Bulan, Langsung Dapat Manfaat

Awalnya memang ragu-ragu dengan asuransi, tetapi akhirnya pandangannya terhadap asuransi berubah. Perubahan ini terjadi karena merasakan mudahnya mengurus klaim. Padahal baru tiga bulan menjadi nasabah asuransi kesehatan.

Pengalaman saudara yang memiliki polis asuransi namun belakangan sulit berhubungan dengan agen asuransi, membuat Siti Hindun Manhiyat tidak terlalu percaya terhadap asuransi. “Jadi ketika saya membeli asuransi kesehatan, saya tidak sepenuh hati percaya apakah nanti bisa bermanfaat atau tidak,” kata wanita yang aktif mengisi pengajian di berbagai majelis taklim di daerah Bekasi ini.

Namun, kepercayaan terhadap asuransi langsung tumbuh ketika ibu lima anak ini sakit deman berdarah. Meskipun sudah memiliki produk asuransi kesehatan, saat itu dia tidak terpikir untuk melakukan klaim. Apalagi saat itu baru tiga bulan membayar premi yang besarnya Rp 500 ribu per bulannya sejak membeli polis pada Januari 2007. Namun karena agen asuransinya adalah anggota majelis taklim tempat dirinya sering memberi ceramah, komunikasi pun terjalin dengan baik. “Saya malah tidak ada niatan untuk klaim karena baru tiga bulan membayar premi. Pemahaman saya saat itu kalau baru beli tidak bisa klaim,” katanya.

Namun ternyata, Vera Palsapah, agen asuransi yang pertama mengenalkan Siti dengan asuransi Sequis Life ini aktif melakukan komunikasi dengan nasabahnya. Permasalahan yang dihadapi oleh nasabahnya diusahakan dapat teratasi dengan produk asuransi yang dibelinya. Berkas klaim akhirnya diurus oleh Vera sehingga biaya perawatan di Rumah Sakit Bekasi selama enam hari ditanggung pihak asuransi. “Saya terkena deman berdarah dan menghabiskan biaya lima juta rupiah lebih yang sepenuhnya ditanggung asuransi. Ini adalah pengalaman pertama saya, ternyata membantu sekali kalau memiliki produk asuransi. Apalagi saya baru membayar premi paling tidak tiga bulan baru Rp 1,5 juta,” papar perempuan yang bersuamikan Nahiyatul Manhiyat ini.

Klaim tersebut juga merupakan pengalaman pertama bagi agen asuransi tersebut selama lima tahun menjadi agen. Jadi merupakan pembuktian bahwa dari perusahaan asuransi juga menepati janji untuk tetap membayar klaim kalau nasabahnya mengalami musibah.
Saat ini, untuk tahun 2008, Siti sudah melunasi premi untuk satu tahun penuh sebesar enam juta rupiah. “Dari pengalaman klaim tersebut, saya semakin percaya sehingga saya bayar setahun penuh. Suami saya juga percaya sehingga mengajak jamaahnya untuk membeli asuransi,” kata pimpinan majelis taklim Barokatul Aulia Bekasi ini.

Menurut Siti, penjelasan agen asuransinya sangat jelas tentang penyakit yang ditanggung dan yang tidak ditanggung oleh asuransi. Ketika akan transaksi polis, dirinya sedang mengadung enam bulan anaknya yang kelima. Saat itu sudah dijelaskan kalau biaya melahirkan tidak ditanggung oleh asuransi karena bukan penyakit sehingga dilakukan medical check up. Wahid Ma’ruf


Komentar: Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]