Minggu, 16 Maret 2008

 

Pindah Kantor


Suasana Kantor Media Asuransi Ketika Sedang Deadline, Sepi...


Minggu pertama Februari 2008, tampak kesibukan luar biasa di kantor Media Asuransi. Baik itu di kantor lama yang terletak di Jalan Wahid Hasyim 12 G, Jakarta Pusat, maupun di kantor baru yang terletak di Jalan Tangkas 26 B, Karet Semanggi, Jakarta – yang berada di kawasan Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Kesibukan tersebut terjadi karena kami memang sedang pindah kantor, yakni pada 4 Februari 2008 ke kantor di Jalan Tangkas Baru 26B, Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Tepatnya, di belakang Gedung PT (Persero) Jamsostek. Seakan kami ditarik untuk lebih dekat dengan salah satu nara sumber, yaitu penyelanggara asuransi sosial PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).



Tetapi, sebenarnya, terlepas dari dekat atau jauhnya jarak fisik dengan tempat atau kantor perusahaan-perusahaan perasuransian berada –baik asuransi jiwa, asuransi umum, asuransi sosial, perusahaan reasuransi, broker asuransi, agen asuransi maupun adjuster– kami sebenarnya selalu harus dekat dengan industri asuransi. Karena, bagaimana pun, industri asuransi merupakan sumber berita utama Media Asuransi. Di samping, tentunya, industri perbankan, industri multifinance maupun industri pasar modal.

Pindahnya kami ke kantor baru tersebut, bukan berarti fisik saja. Tetapi, kami juga sedang sibuk untuk membuat perubahan pada majalah kami yang sudah berusia 28 tahun –pertama kali terbit pada awal 1980. Meskipun, perubahan yang sedang kami lakukan bukanlah yang pertama kali bagi majalah yang Anda baca ini. Pada awal 1980 tersebut, majalah yang awalnya bernama Proteksi terbit dwi bulanan (dua bulan sekali). Kemudian, Dewan Asuransi Indonesia (DAI), yang menjadi penerbit Proteksi, memutuskan untuk menjadikan majalah tersebut menjadi majalah bulanan.


Kemudian, pada Juni 2007, majalah kami memasuki babak baru, yaitu pergantian nama dari Proteksi menjadi Media Asuransi. Majalah Media Asuransi diterbitkan oleh PT Media Asuransi Indonesia, yang sahamnya dimiliki 100 persen oleh Federasi Asosiasi Perasuransian Indonesia (FAPI). Sedangkan FAPI merupakan federasi yang anggotanya terdiri dari –sementara ini: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Broker Asuransi & Reasuransi Indonesia (ABAI) dan Asosiasi Adjuster Asuransi Indonesia (AAAI).

Komentar: Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Postingan [Atom]